Komitmen Bersama, Santri Al-Muslimun Berbahasa Arab dan Inggris

Lhoksukon-Kamis (29/8/19) setelah melaksanakan shalat ashar secara berjamaah. Bersama guru bagian bahasa, seluruh santri dan santri-wati Dayah Terpadu Al-Muslimun berkumpul di depan panggung utama dayah dalam rangka membangun komitmen seluruh santri agar mulai aktif berbahasa arab dan inggris pada setiap aktivitas sehari-hari.

Telah menjadi slogan umum, bahwa bahasa merupakan mahkota bagi sebuah lembaga pendidikan. Terutama bagi dayah Al-Muslimun sebagai dayah terpadu. Namun juga akan menjadi sebuah masalah, jika santri hanya mampu belajar akan tetapi tak mau mempraktikkannya.

Salah satu guru penggerak bahasa. Ust. Ilyas mengatakan yang paling dibutuhkan bukanlah seberapa lama masa belajar, tapi keinginan untuk mulai praktek dan berbicara.

Turut hadir Kepala Pengasuhan dan Musyrif/ah Dayah Terpadu Al-Muslimun. Pada kesempatan ini Ust. Dedi juga menghimbau kepada seluruh santri agar mulai berbicara dengan dua bahasa tersebut. Menurutnya, mustahil bisa berbahasa asing jika santri tidak mau dan tidak memiliki motivasi untuk mulai mempraktikkan. Ia melanjutkan, santri harus benar-benar memanfaatkan momen di lingkungan seperti ini. Karena dayah adalah salah satu tempat yang baik untuk praktek dan belajar bahasa, yang mana akan sangat sulit didapatkan jika diluar dayah. Ujar ust. Dedi Kepala Pengasuhan.

Tinggalkan Komenter

Posted in Berita, Pendidikan and tagged , , .